Jumat, 08 April 2011

lagu cinta

lagu cinta


8 Rahasia Agar Hidup Lebih Bahagia

Posted: 08 Apr 2011 02:20 AM PDT

8 Rahasia Agar Hidup Lebih Bahagia. Apa yang membuat Anda bahagia? Timbunan kekayaan? Kesehatan? Atau, cinta? Brian Johnson, seorang guru spiritual dan penulis buku A Philosopher’s Notes mengungkapkan faktor-faktor yang bisa membuat Anda bahagia, seperti dikutip oleh Yahoo! Shine.

1. Optimistis
Semua dimulai dengan rasa optimistis. Jika dapat menjinakkan pikiran-pikiran negatif dan belajar membentuk pola pikir positif dari kesadaran kita, semuanya tidak akan menjadi masalah yang berarti. Optimistis bukanlah suatu pola pikir ketidakberdayaan, melainkan pemicu semangat di saat merasa tidak ada lagi solusi untuk masalah Anda karena solusi hanya akan muncul ketika Anda merasa optimistis dan berpikir positif.

2. Tujuan hidup
Semua guru besar berbicara tentang tujuan. Konfusius mengatakan bahwa tentara bisa kehilangan komandan, tetapi bahkan orang pada umumnya akan merasa kesulitan jika tidak memiliki tujuan. Eksplorasi kebutuhan aktualisasi diri Anda. Anda bisa melakukan apapun jika memiliki tujuan. Motivasi diri Anda dan jadilah diri Anda sendiri.

3. Kesadaran diri
Akan sangat sulit mengetahui tujuan hidup jika Anda tidak memiliki kesadaran akan diri sendiri. Socrates mengatakan, kita akan mengenal diri sendiri. Karenanya, kenali diri Anda dan mulailah memotivasi diri untuk mencapai tujuan Anda.

4. Aksi
Pada satu titik tertentu, Anda tidak perlu berpikir panjang. Lakukan saja! Berpikir banyak hal akan menghabiskan banyak waktu. Terlalu banyak berpikir justru membuat Anda terlihat terlalu berhati-hati. Terkadang Anda perlu mengambil sedikit risiko dalam hidup untuk mendapatkan kesempatan tak terduga dalam mencapai tujuan. Dalam menghadapi masalah terkadang, terlalu banyak berpikir justru membuat masalah menjadi lebih rumit.

5. Energi
Untuk mencapai tujuan dan dalam melaksanakan aksi-aksi, Anda tentu memerlukan banyak energi. Jangan samapai tujuan hanya sebuah kata namun tanpa realisasi. Karenanya, Anda harus memaksimalkan kesehatan pikiran, tubuh, dan spirit.

Empat hal yang dapat Anda lakukan yaitu olahraga, konsumsi makanan bernutrisi, peremajaan energi dengan yoga atau meditasi, dan uang. Tentu Anda memerlukan olahraga untuk selalu merasa fit dan sehat. Anda pun memrlukan makanan bernutrisi tinggi untuk menjaga kesehatan tubuh, mood yang banyak dipengaruhi hormon. Meditasi sangat dibutuhkan untuk membentuk kesadaran diri dan pola pikir positif dalam hidup. Dan uang, tentu Anda akan merasa tenang jika hidup berkecukupan.

6. Bijaksana
Kebijaksanaan adalah dengan mengambil apa yang kita tahu, siapa diri kita, dan apa yang kita lakukan. Anda akan mengeksplorasi kekuatan dari pengendalian diri. Mengambil sebuah tindakan atau solusi permasalahan dengan mengkombinasikan pengetahuan Anda, peran Anda, dan
apa yang akan terjadi jika Anda mengambil tindakan A, B, atau C.

7. Keberanian
Apakah Anda tahu kata keberanian (courage) berasal dari kata Latin untuk ‘jantung’? Sama seperti jantung yang merupakan organ untuk memompa darah ke seluruh organ lain dalam tubuh, keberanian juga nilai kebajikan yang dapat memicu nilai kebajikan lainnya. Faktanya, tanpa Keberanian untuk mengekspresikan diri dan hidup, Anda tidak akan berdaya. Karenanya, atasi rasa takut, karena ketakutan yang berlebih hanya membuat Anda terlihat seperti pengecut yang tidak dapat maju dalam hidupnya.

8. Cinta
Semua orang membutuhkan cinta. Anda tidak dapat mencintai orang lain dan dunia Anda jika Anda tidak memulainya dengan mencintai diri sendiri. Jika ingin menguasai cinta, Anda harus belajar dan berlatih dengan ketekunan yang sama, kesabaran, kegigihan, dan bermain-main dengan hobi yang Anda cintai.

Kita mendapatkan perasaan cinta dengan belajar mengatakan ‘aku’ dalam kalimat ‘aku cinta kamu’.

Dengan menerapkan semua faktor-faktor kebahagiaan ini, dijamin Anda akan memiliki kebahagiaan sepanjang hidup. Dan kebahagiaan bukanlah sesuatu yang akan datang dengan sendirinya pada Anda, tetapi sesuatu yang harus Anda kejar.

vivanews.com 8 Rahasia Agar Hidup Lebih Bahagia

Jangan Menikah Karena 8 Alasan Ini

Posted: 08 Apr 2011 02:19 AM PDT

Jangan Menikah Karena 8 Alasan Ini. Pernikahan merupakan peristiwa sakral yang menyatukan dua orang dalam satu ikatan. Ada janji setia sehidup semati yang harus dijaga.

Agar pernikahan mewujud menjadi rumah tangga harmonis dan langgeng, Anda harus punya cinta dan keyakinan terhadap pasangan. Jangan menikah hanya karena delapan alasan berikut ini, seperti dikutip dari Health24:

1. Menikah hanya karena harta
Di awal pernikahan, mungkin Anda begitu menikmati kehidupan rumah tangga. Namun, kehidupan rumah tangga tanpa landasan cinta kuat tentu jauh dari harmonis dan langgeng. Apalagi jika di tengah perjalanan rumah tangga, pasangan kehilangan harta. Atau, Anda bertemu dengan pria yang jauh lebih kaya dan memikat.

2. Ingin meninggalkan rumah orangtua
Ini biasanya menimpa mereka yang hidup di tengah keluarga penuh konflik. Menikah seringkali menjadi jalan pintas agar bisa keluar dari suasana rumah yang mungkin seperti ‘neraka’. Namun, meninggalkan rumah bersama suami bukan jawaban mutlak. Pernikahan yang prematur justru bisa membuat Anda terjebak dalam konflik baru yang lebih rumit.

3. Karena orangtua menyukainya
Ini bukan alasan tepat bagi Anda dan pasangan segera melangsungkan pernikahan. Ingat, yang akan hidup dengannya adalah Anda sendiri, bukan orangtua Anda. Jangan biarkan Anda terjebak dengan sosok yang sebenarnya belum Anda yakini terbaik sebagai pasangan hidup.

4. Ingin merasakan hubungan lebih intim
Ketika kekuatan agar bisa berhubungan lebih intim menjadi alasan kuat menikah, ini berbahaya. Tujuan utama pernikahan bukan lagi membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis dan langgeng, tapi hanya ‘malam pertama’. Saat penasaran itu terjawab, bukan tak mungkin bosan melanda, rasa sayang menguap, dan ujung dari ini semua adalah kehancuran rumah tangga.

5. Ingin punya anak
Ingin punya anak memang menjadi pendorong kuat bagi banyak orang untuk menikah. Namun, apakah Anda ingin membawa anak dalam kondisi yang tidak ideal? Landasan cinta adalah harga mati. Jangan sampai anak Anda kelak menjadi korban ketidakharmonisan rumah tangga. Atau, malah Anda bisa menjadi orang tua tunggal kelak.

6. Menikah dengan peselingkuh
Ada beberapa kasus orang menikah secara diam-diam dengan selingkuhannya. Awalnya, mungkin akan berjalan dengan baik. Namun, untuk jangka panjang, pernikahan ini bisa menjadi malapetaka.

Ingat, pernikahan ini terjadi di atas penderitaan orang lain. Ini artinya masing-masing berani mengambil risiko mencari kebahagiaan tanpa peduli nasib pasangan utama masing-masing. Bukan tak mungkin pasangan kembali selingkuh, dan Anda menjadi korban berikutnya.

7. Tekanan sosial
Ini seringkali menimpa mereka yang sudah memasuki usia siap menikah, namun masih melajang. Mereka umumnya merasa terpojok dengan pertanyaan yang dilontarkan teman dan keluarga besar seperti, “Kapan menikah?” Jangan sampai tekanan ini membuat Anda menikahi orang yang salah.

8. Membuktikan bukan homoseksual
Itu bukan ide yang baik. Jangan menjadikan pernikahan sebagai tameng bagi Anda untuk membuktikan sesuatu kepada dunia. Jika memang Anda seorang homoseksual, menikah tidak akan mengubahnya. Selain membuat pasangan menderita, rumah tangga juga tidak akan bahagia.

vivanews.com Jangan Menikah Karena 8 Alasan Ini

Diputus Cinta, Pelajar SMP Bunuh Diri

Posted: 08 Apr 2011 02:18 AM PDT

Diputus Cinta, Pelajar SMP Bunuh Diri.  Seorang siswa SMP di Bandarlampung, Pan, 14, nekat gantung diri di kamarnya lantaran putus cinta dengan kekasihnya, Lia, 13, yang juga teman sekelasnya. Korban yang merupakan warga Bandarlampung, ditemukan telah tewas di kamarnya, Jum’at (8/4) siang.

Ak ,18, kakak korban yang pertama kali melihat adiknya telah tergantung, tidak menyangka adiknya berbuat senekat itu.

Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeluk, dan kejadian tersebut langsung dilaporkan warga ke Polsek. Menurut Kapolsek Kedaton, Kompol. Afandi, berdasarkan hasil olah TKP, korban murni bunuh diri. (Koesma/B)

poskota.co.id Diputus Cinta, Pelajar SMP Bunuh Diri

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar