Sabtu, 26 Februari 2011

lagu cinta

lagu cinta


8 Kalimat Bijak Tolak Cinta si Dia

Posted: 26 Feb 2011 02:13 PM PST

8 Kalimat Bijak Tolak Cinta si Dia. MENJAWAB pernyataan cinta dari seseorang yang tidak Anda cintai tentu berat. Temukan kalimat jujur sekaligus bijak untuk menolak cinta si dia tanpa membuatnya sakit hati.

Jangan pernah berbohong dan berkata Anda mencintai seseorang padahal sebenarnya tidak, bahkan dengan alasan takut menyakiti hatinya. Kebohongan Anda hanya akan lebih menyakitinya, terutama ketika ia menyadari kebenaran isi hati Anda. Anda juga menjerumuskan diri dalam hubungan yang tidak membuat Anda bahagia.

Berikut, delapan kalimat dimaksud, seperti diulas Allwomenstalk.

“Seandainya aku bisa mengatakan hal yang sama”

Pastikan Anda mengucapkannya dengan hati-hati. Selain menjelaskan bahwa Anda tidak memiliki perasaan yang sama dengannya, tegaskan pula posisi Anda berdua, misalnya masih tetap berteman baik. Katakan juga dengan intonasi yang tepat dan jangan terlalu blak-blakan.

“Aku tidak punya perasaan yang sama”

Jika Anda benar-benar yakin bahwa Anda tidak jatuh cinta padanya, hal terbaik untuk melewati masa berat ini adalah berkata jujur. Semakin dini ia mengetahui perasaan Anda, maka semakin banyak pilihan baginya untuk menjauh dari Anda. Jangan meninggalkan harapan kosong untuknya.

“Aku ragu bisa memberikan apa yang kamu mau”

Sekali lagi, jika Anda yakin bahwa Anda tidak akan berbagi perasaan dengan seseorang, jujurlah padanya. Sebuah kebisuan atau kalimat dusta tidak akan berhasil. Bagaimana perasaan Anda jika seseorang bilang mencintai Anda, tetapi sebenarnya tidak demikian?

“Aku tidak yakin dengan perasaanku”

Sebenarnya, pernyataan ini berpotensi mengundang risiko, di mana dia mungkin menganggapnya sebagai upaya Anda untuk menolak cinta. Namun, kita biasanya tidak jatuh cinta dalam waktu singkat, jadi jika si dia cukup bersabar menunggu, Anda bisa menerima cintanya di waktu yang lebih tepat.

“Aku tidak mencari hubungan berkomitmen”

Kadang-kadang, pria begitu cepat menyatakan cinta. Jika komitmen hubungan bukan sesuatu yang Anda cari, katakan padanya. Dan jika ia terlihat seperti seseorang yang mudah jatuh cinta, akan lebih baik bila Anda menjauhkan diri.

“Sudah tidak ada kesempatan”

Jika seseorang—bahkan Anda belum pernah berkencan dengannya—mengungkapkan cinta, jadikan segala sesuatunya jelas bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan. Memperlihatkan wajah kasihan hanya mendorong mereka untuk mengambil keuntungan dari sifat lembut Anda. Jadi, tetaplah pada ketegasan bahwa ia tak punya kesempatan untuk menjadi kekasih Anda.

“Aku sayang kamu, tapi tidak cinta”

Ini adalah respon yang baik jika seseorang memaksa Anda untuk menanggapi kalimat “Aku sangat mencintaimu”, tentu bila Anda tidak akan jatuh cinta padanya. Kalimat ini tidak akan menjadi jawaban yang ingin mereka dengar, tapi Anda tidak harus didorong untuk berbohong.

“Aku ingin tunggu sampai benar-benar yakin dengan perasaanku”

Jika Anda berpikir akan merasakan hal yang sama nanti, kalimat ini memberitahunya bahwa ia harus menunggu sampai Anda bisa menyatakan cinta dengan tulus. Jika ia benar-benar mencintai Anda, ia akan siap untuk menunggu sampai Anda siap.

okezone.com 8 Kalimat Bijak Tolak Cinta si Dia

Putus Cinta dari Kacamata Ilmuwan

Posted: 26 Feb 2011 02:12 PM PST

Putus Cinta dari Kacamata Ilmuwan. Mengalami putus cinta atau cinta ditolak bukan hal yang menyenangkan, bahkan bagi yang sensitif, putus cinta adalah hal yang sangat menyakitkan. Saat seseorang menolak cinta kita, tak hanya hati terasa sakit, tetapi rasanya seperti kita didorong ke arah berlawanan dari arah yang sebenarnya ingin kita tuju.

Saat si dia tidak mau menjalin hubungan lebih dari sekadar pertemanan, kata-kata yang kita ungkap kepada sahabat, kurang lebih, “Aku ditolak”. Esensinya, orang yang ditolak adalah pihak yang menjadi korban, atau pasif.

Para peneliti di University of Amsterdam menemukan bahwa penolakan terkait dengan respons sistem saraf parasimpatetik. Artinya, saat tubuh aktif, umumnya saat ingin berkelahi, sistem simpatetik akan bersiap, detak jantung menguat, pupil mata membesar, dan energi tinggi. Namun, sistem parasimpatetik adalah yang bertanggung jawab terhadap tubuh kala beristirahat. Saat cinta ditolak, para ahli mengatakan, kita akan merasakan tidak disukai, berujung pada detak jantung melamban, aktivitas sistem saraf parasimpatetik. Intinya, ditolak atau diputus cinta menghasilkan respons fisik dan psikologis. Tak mengherankan jika saat mengalami hal itu rasa kita seperti “copot” atau “patah”, mungkin karena mendadak melamban tadi.

Dirancang untuk takut penolakan
Sebagai manusia, kita sangat sensitif terhadap penolakan, khususnya penolakan sosial. Kita punya motivasi kuat untuk mencari persetujuan dan penerimaan dari orang-orang di sekitar kita. Jika kita lihat ke zaman purba dulu, seandainya kita hidup sendirian dan tidak memiliki siapa pun, kesempatan hidup kita akan berada pada titik nol. Manusia butuh manusia lain untuk bertahan hidup. Artinya, kita makhluk sosial, kita butuh penerimaan orang lain, tak sanggup ditolak. Hal itu terus berevolusi hingga sekarang, dan kita masih butuh orang lain.

Diputus pacar sama seperti berhenti merokok
Lima dari lima ahli saraf sepakat, diputus pacar itu menyebalkan. Melupakan pacar sama seperti melupakan adiksi terhadap zat-zat tertentu, begitu dijelaskan para peneliti di Stony Brook University. Para peneliti menemukan ada area pada otak yang aktif saat terjadi rasa sakit akibat ditolak atau putus cinta, bagian itu juga terhubung dengan kebutuhan akan motivasi, penghargaan, dan adiksi. Bahkan, bagian otak tersebut menunjukkan kesamaan antara penolakan cinta dan “sakau” akan zat-zat tertentu. Penolakan atau putus cinta terasa sakit karena kita punya ketergantungan terhadap hubungan. Setelah putus cinta, seperti setelah adiksi pada zat tertentu, kita akan melewati masa penarikan diri.

Manusia sulit menghadapi kehilangan
Secara umum, manusia merasa kesulitan mengalami kehilangan. Rasa sakit kehilangan sesuatu lebih kuat ketimbang mendapatkan sesuatu. Daniel Kahneman, peraih penghargaan Nobel atas karyanya, Prospect Theory, menjelaskan bagaimana seseorang mengambil pilihan dalam suatu situasi, ketika ia harus mengambil keputusan antara dua hal yang mengandung risiko. Contoh, manusia akan memandang rasa sakit kehilangan uang sebanyak Rp 50.000 lebih besar ketimbang ia mendapatkan uang sebesar jumlah sama. Hal ini merupakan fakta psikologis bahwa otak kita memandang kehilangan lebih berat ketimbang mendapatkan suatu hal yang baru.

Kehilangan terasa lebih kuat ketimbang mendapatkan sesuatu, artinya kita lebih termotivasi untuk menghindari rasa kehilangan ketimbang mengambil risiko untuk mendapatkan lebih. Alhasil, tak sedikit orang usai putus cinta mengatakan, “Sudah cukup! Saya enggak mau lagi pacaran.” Kita ingin menghindari risiko kehilangan, meski ada kemungkinan kita mendapatkan cinta sejati dalam diri orang lain.

Makin kita gagal, makin jauh gol yang dikejar
Studi mengindikasikan bahwa makin sering ditolak atau putus cinta, makin jauh pula gol yang ingin kita kejar. Jessica Wit, dari Purdue University, mengatakan bahwa setelah beberapa kali gagal menendang bola ke dalam gawang lawan, pemain sepak bola akan memandang gawang lebih tinggi dan sempit ketimbang sebelumnya.

Mudah untuk menjadi saksi kekuatan dari penolakan. Makin kita sering ditolak dan putus cinta, makin kita memandang upaya kita sia-sia, maka kita pun akan malas untuk mencoba lagi. Padahal, itu juga akan membuat makin jauh pulalah si pujaan hati.

kompas.com Putus Cinta dari Kacamata Ilmuwan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar